Mengenal 5 Jenis Mobil Ambulance

Jenis Mobil Ambulance | Ambulans adalah kendaraan yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan. Istilah “Ambulans” digunakan untuk menerangkan kendaraan yang digunakan untuk membawa peralatan medis kepada pasien di luar rumah sakit atau memindahkan pasien ke rumah sakit lain untuk perawatan lebih lanjut. Secara eksterior, kendaraan ini dilengkapi dengan sirene dan lampu rotator darurat (biasanya berwarna merah atau merah biru) agar dapat menembus kemacetan lalu lintas.

Dalam keseharian kita, mungkin kita sudah pernah melihat, berpapasan, atau bahkan menumpang ambulance. Secara bahasa, istilah ambulance berasal dari bahasa Latin Ambulare yang berarti berjalan atau bergerak, yang merujuk kepada perawatan pasien saat diangkut dengan kendaraan. Ambulance merujuk kepada unit transportasi khusus yang diperuntukan untuk mengangkut orang sakit, korban kecelakaan, atau jenazah. Ambulance didesain secara khusus dan dilengkapi dengan peralatan medis agar di dalamnya dapat dilakukan penanganan atas pasien gawat darurat, pemberian pertolongan pertama, dan perawatan intensif selama perjalanan fasilitas kesehatan.

Jenis Mobil Ambulance

Ambulance memiliki tulisan ‘AMBULANCE’ yang terbalik di kaca depannya agar memudahkan pengendara di depannya mengenali bahwa kendaraan di belakangnya adalah ambulance. Setiap ambulance juga dilengkapi dengan sirine dan lampu rotator darurat berwarna merah atau merah-biru yang dapat membuatnya mudah dikenali –bahkan dari jarak jauh- sehingga pengendara lain dapat memberikan jalan kepada ambulance untuk lewat. Ya, berdasarkan Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan jalan No. 22 Tahun 2009, ambulance merupakan salah satu kendaraan yang mendapat prioritas utama untuk melintas di jalan raya. Berdasarkan undang-undang tersebut, pada kondisi gawat darurat, ambulance memiliki ‘hak’ untuk melanggar peraturan lalu lintas seperti menerobos lampu merah, melawan arah, melintasi jalur busway, dan berjalan di bahu jalan. Semua pengendara lalu lintas juga wajib berusaha memberikan jalan kepada ambulance walaupun dalam kondisi kemacetan.

| Baca Juga : Harga Ambulance Mobil Suzuki APV Terbaru

Pelayanan ambulance merupakan bagian dari penatalaksanaan kegawatdaruratan yang berkesinambungan yang terdiri dari tahapan rescue (ekstrikasi), resusitasi (stabilisasi), dan retrieve (evakuasi). Sebagai unit transportasi khusus, ambulance memiliki fungsi yang beraneka ragam. Sebagian dari kita mungkin hanya mengenal satu jenis ambulance sebagai kendaraan transportasi gawat darurat. Namun sebenarnya, ambulance terdiri dari berbagai jenis mobil ambulance yang dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu:

Mengenal 5 Jenis Mobil Ambulance

1. Ambulance Transportasi

Ambulance transportasi merupakan ambulance yang diperuntukkan untuk penderita yang tidak memerlukan perawatan khusus atau tindakan darurat untuk menyelamatkan nyawa. Penderita yang diperkenankan menumpang ambulance transportasi hanyalah penderita penyakit atau kecelakaan yang diperkirakan petugas medis tidak akan mengalami kegawatdaruratan selama perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Ambulance transportasi dilengkapi dengan tabung oksigen, alat pengukur tekanan darah, cairan infus, serta obat-obatan dasar. Ambulance transportasi umumnya dikendarai oleh seorang pengemudi yang didampingi oleh seorang perawat dengan kemampuan Basic Life Support (BLS).

Ambulance transportasi umumnya berwarna putih dan dilengkapi dengan sirine dan lampu rotator. Saat menuju lokasi kejadian, ambulance transportasi boleh menggunakan sirine dan lampu rotator, namun, saat sudah mengangkut penderita, ambulance transportasi hanya diperbolehkan menggunakan lampu rotator.

| Baca Juga : Ambulans Tipe Deluxe VIP Suzuki Bandung

2. Ambulance Gawat Darurat

Ambulance gawat darurat merupakan ambulance yang diperuntukkan untuk penderita dengan kondisi gawat darurat –baik yang sudah stabil maupun belum- sebelum penderita mencapai fasilitas kesehatan. Selain itu, ambulance gawat darurat juga dapat digunakan sebagai transportasi rujukan ke fasilitas kesehatan dengan kelas yang lebih tinggi.

Ambulance gawat darurat dilengkapi dengan tabung oksigen, peralatan medis gawat darurat, peralatan resusitasi, alat defibrillator jantung, ventilator, serta alat monitor tanda vital. Ambulance gawat darurat umumnya dikendarai oleh seorang pengemudi yang didampingi oleh seorang dokter dan seorang perawat dengan kemampuan Basic Life Support (BLS).

Ambulance gawat darurat umumnya berwarna kuning muda dan dilengkapi dengan sirine dan lampu rotator. Saat menuju lokasi kejadian, ambulance gawat darurat boleh menggunakan sirine dan lampu rotator, namun, saat sudah mengangkut penderita, ambulance gawat darurat hanya diperbolehkan menggunakan lampu rotator.

| Baca Juga : Ambulans Tipe Standart Suzuki APV Bandung

3. Ambulance Rumah Sakit Lapangan

Ambulance rumah sakit lapangan merupakan ambulance yang dalam keseharian melaksanakan fungsi ambulance gawat darurat, namun, bila diperlukan, dapat digabungkan dengan ambulance lain yang sejenis dan ambulance pelayanan medik bergerak untuk membentuk sebuah ‘Rumah Sakit Lapangan’.

Ambulance rumah sakit lapangan dilengkapi dengan tabung oksigen, peralatan medis gawat darurat, peralatan resusitasi, alat EKG, set bedah minor, cairan infus, obat-obatan gawat darurat, sarung tangan disposable, serta kantung jenazah. Ambulance gawat darurat umumnya dikendarai oleh seorang pengemudi yang didampingi oleh seorang dokter dan seorang perawat dengan kemampuan Basic Life Support (BLS).

Ambulance rumah sakit lapangan juga dilengkapi dengan sirine dan lampu rotator. Saat menuju lokasi kejadian, ambulance rumah sakit lapangan boleh menggunakan sirine dan lampu rotator, namun, saat sudah mengangkut penderita, ambulance rumah sakit lapangan hanya diperbolehkan menggunakan lampu rotator.

4. Ambulance Pelayanan Medik Bergerak

Ambulance pelayanan medik bergerak merupakan ambulance yang bertugas melaksanakan upaya pelayanan medis di lapangan, namun, pada kondisi khusus, ambulance ini juga dapat dipergunakan sebagai ambulance transportasi.

Ambulance pelayanan medik bergerak dilengkapi dengan tabung oksigen, peralatan medis gawat darurat, peralatan resusitasi, serta cairan infus. Ambulance pelayanan medik bergerak umumnya dikendarai oleh seorang pengemudi yang didampingi oleh seorang dokter, seorang perawat, dan seorang petugas paramedis lain dengan kemampuan Basic Life Support (BLS).

Ambulance pelayanan medik bergerak umumnya berwarna kuning muda dan berbentuk seperti kontainer karena memiliki fungsi sebagai ‘poliklinik bergerak’.  Ambulance ini memiliki ruangan yang cukup luas dan langit-langit yang tinggi sehingga memungkinkan petugas dapat berdiri tegak saat melakukan pekerjaannya. Ambulance ini juga dilengkapi dengan sirine dan lampu rotator. Lampu rotator dapat digunakan saat pergi dan kembali dari tempat tujuan, namun sirine hanya dapat digunakan dalam kondisi gawat darurat.

5. Ambulance Kereta Jenazah

Ambulance kereta jenazah merupakan ambulance yang diperuntukkan khusus untuk pengangkutan jenazah. Ambulance ini hanya memiliki kapasitas untuk mengangkut satu jenazah dalam setiap perjalanannya, yang dapat didampingi oleh maksimum empat orang pendamping. Ambulance ini dikemudikan oleh seorang pengemudi yang didampingi oleh seorang petugas pengawal jenazah sesuai kebutuhan.

Ambulance ini umumnya berwarna hitam atau putih, dan memiliki sirine serta lampu rotator seperti ambulance jenis lainnya. Jika ambulance ini bergerak dalam iringan (konvoi), maka ambulance ini boleh mempergunakan sirine. Namun, jika ambulance ini tidak membentuk iringan, maka ambulance ini hanya boleh menggunakan lampu rotator.

Nah, ternyata ambulance ada banyak jenisnya, ya? Jika rekan-rekan ada yang berpapasan dengan ambulance di perjalanan, jangan lupa untuk memberikan jalan ya.